Don't miss

Uji Nyali Ala ‘Paranormal Activity: The Marked Ones’

By on January 20, 2014

paranormal activity, film, review movie, film horor

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, film Paranormal Activity adalah jenis film horor yang bercerita tentang kejadian-kejadian aneh yang terjadi pada sebuah rumah. Yang membuat Paranormal Activity lain daripada film horor lain, adalah dengan konsep penampakan yang dibuat berdasarkan adanya kamera CCTV dan kamera yang dipegang oleh para pemainnya. Dari sini penonton akan merasakan statisnya kamera CCTV yang merekam seluruh kejadian aneh yang awalnya tidak dipercayai anggota keluarga lain, yang memberi cukup modal buat penonton untuk terlibat secara emosi. Kemudian efek goncangan yang dibawa cameramen amatir, yang semakin menambah ketegangan. Inilah faktor utama yang membuat film ini laris manis di pasaran. Karena, apalagi yang akan membuat orang semakin ketakutan, jika bukan turut melibatkan penonton berada dalam film.

Film pertamanya, Paranormal Activity 1, berhasil meraup keuntungan sebesar US$ 200 juta dari hasil penjualan tiket bioskop di seluruh dunia, dengan hanya biaya pembuatan film sebesar US$ 15.000 saja. Dengan adanya kenyataan ini, para produser kemudian mencari beberapa celah untuk meluncurkan beberapa sekuel filmnya, sehingga untuk Kamu yang penasaran akan film Paranormal Activity ini, ada baiknya untuk menonton seri pertama dan keduanya terlebih dahulu, sebab ceritanya bakal nyambung.

Sebagai pengingat, Paranormal Activity pertama bercerita tentang pasangan kekasih, Katie dan Micah, yang ‘diganggu’ makhluk halus yang tidak nampak, hingga akhirnya si wanita diculik dan menghilang. Selanjutnya untuk sekuel keduanya bercerita mengenai kejadian aneh yang menimpa saudara Katie. Cerita berlanjut pada prekuel Paranormal Activity ketiga yang menceritakan kisah masa lalu Katie yang menjawab teka-teki mengapa Katie diganggu oleh makhluk halus. Nah, sementara untuk sekuelnya yang keempat, kali ini Paranormal Activity menceritakan tentang kisah tetangga baru Katie. Benang merah diantara semua ceritanya adalah sebuah aliran atau sekte ilmu sihir yang dipelajari oleh anggota keluarga Katie.

paranormal activity, film, review movie, film horor

Film Paranormal Activity kali ini tidak kalah menyeramkan dari film film sebelumnya. Namun yang menjadi pembeda adalah peran utamanya kini bersifat lebih kocak dan jenius. Jesse yang diperankan oleh Andrew Jacobs, Marisol (Gabrille Walsh) dan Hector (Jorge Diaz) adalah sekumpulan remaja yang merekam apapun yang mereka lakukan. Biasanya berupa aksi-aksi yang memacu adrenalin seperti misalnya aksi turun tangga dengan menggunakan perkakas rumah tangga. Kejadian anehnya dimulai ketika Marisol memutuskan untuk memasuki rumah seorang tetangga mereka yang baru saja meninggal. Ketika inilah kejadian-kejadian mengerikan mulai menimpa salah satu teman mereka, Jesse.

Namun bagi kamu penggemar film Paranormal Activity, bisa jadi film keempat ini akan terasa sedikit membosankan. Sebab sebenarnya tidak ada konsep yang benar-benar baru dalam penggarapannya. Menegangkan memang, itulah kunci utama dalam pembuatan film horor, namun tidak ada yang berubah dari konsep guncangan dan pergerakan kamera yang dibawa oleh para pemainnya. Bahkan bisa dibilang dalam filmnya kali ini, penonton akan merasa cukup terganggu dengan guncangan-guncangan yang terlalu berlebihan sehingga gambar menjadi tidak jelas. Padahal penonton akan cukup ketakutan hanya dengan pengambilan gambar yang lebih tenang dan tidak terlalu amatir. Kesan inilah yang menjadi pengganggu dan membuat Paranormal Activity: the Marked Ones seakan-akan tidak lagi membuat percaya penontonnya bahwa cerita yang dikisahkan adalah kejadian nyata yang dirangkai dari sebuah kaset kamera.  Namun untuk kamu yang akan meneruskan menonton seri kelimanya Oktober nanti, film ini menjadi cukup recommended untuk dinikmati di bioskop pada akhir pekan.

paranormal activity, film, review movie, film horor

BACA JUGA:

Tayang Perdana Maret 2014, ‘The Raid 2: Berandal’ Rilis Teaser

The Conjuring : Film Seram Dari Kisah Asli Boneka Annabelle

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>