Don't miss

Review Film Vampire Academy

By on February 25, 2014

Review Film Vampire Academy

Vampire Academy  adalah sebuah film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Richelle Mead. Film ini berkisah mengenai persahabatan antara Rose Hathaway (Zoey Deutch)  yang merupakan seorang dhampir yaitu darah campuran antara manusia dan vampir serta Lissa Dragomir (Lucy Fry) yang merupakan seorang vampir berdarah murni.

Persahabatan kedua tokoh itu terjalin ketika mereka sama-sama menjalani masa pendidikan di Vampire Academy. Setelah sebuah kecelakaan merenggut seluruh keluarga Lissa, Rosepun memutuskan untuk membawa keluar Lisa dari Vampire Academy karena merasa adanya bahaya yang mengancam kehidupan mereka. Tetapi sayang sekali, keduanya berhasil ditemukan oleh pihak sekolah dan kembali dibawa kesana setelah beberapa lama keluar dari Vampire Academy.

Bosan selalu dianggap sebagai sosok yang lemah, Lissa yang sudah dibawa kembali ke sekolah akhirnya menggunakan kekuatan magis supaya bisa menarik perhatian seluruh teman-teman sekolahnya. Lissapun akhirnya berhasil menjadi sosok yang begitu popular di Vampire Academy. Tetapi di saat yang bersamaan, bahaya datang mengancam setelah Rose mulai menyadari ada ancaman dari Strigoi yang merupakan kaum vampir jahat yang suka membunuh dan mengisap darah korbannya. Bersama dengan Dimitri Belikov (Danila Kozlovsky) yang merupakan mentornya, Rosepun mulai menyusun rencana untuk mengamankan Lissa dari bahaya tersebut.

Masalah terbesar dari fim ini adalah kurangnya sentuhan baru dalam jalan penceritaannya. Tetapi tidak hanya itu, Masalah juga hadir dari  akting para pemeran film ini. Meskipun memang bisa dikatakan tidak begitu buruk, tetapi masing-masing pemeran terlihat seperti setengah matang dalam memainkan peran yang mereka dapatkan.

 Jangan harapkan film remaja seperti The Twilight Saga atau Harry Potter ketika menonton film ini karena Vampire Academy tidak terkesan sebagai sebuah film drama komedi remaja yang memiliki latar penceritaan serta karakter yang menyerupai seri-seri film popular seperti itu. Eksekusi yang dilakukan duet sutradara Mark Waters dan penulis naskah Daniel Waters begitu lemah atas Vampire Academy sehingga justru membuat film ini terkesan seperti sebuah versi tiruan murahan dari film-film remaja populer tersebut.

Naskah cerita Vampire Academy yang ditulis oleh Daniel Waters jelas menyimpan begitu banyak kelemahan di berbagai bagian penceritaannya sementara pengarahan dari sutradara Mark Waters juga terkesan begitu berantakan, hal ini bisa dilihat mulai dari penataan ritme penceritaan sampai kepada penampilan dan akting para pemerannya yang sangat kurang matang dan setengah hati.

Kegagalan mereka untuk mengarahkan film tersebut membuat Vampire Academy  kehilangan seluruh potensi yang ada didalamnya untuk membuat film ini menjadi sebuah sajian yang menyenangkan serta menghibur untuk ditonton. Film ini justru menjadi sebuah presentasi yang sangat jauh dari kesan menghibur sehingga membuat film berdurasi sepanjang 104 menit ini menjadi sangat membosankan ketika ditonton

 The_covers_of_the_six_Vampire_Academy_books

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>