Don't miss

“Jobs”, Film tentang Sang Pencipta Apple

By on October 23, 2013

Siapa sih yang tidak mengenal Steve Jobs? Jika kamu tidak mengenalnya, maka kamu tidak perlu khawatir. Kisah hidup sang penggagas Apple itu difilmkan dengan judul yang serupa namanya, “Jobs.”

Steve Jobs meninggal pada tahun 2011 lalu pada usia 56 tahun karena menderita beberapa komplikasi, terutama dikarenakan oleh kanker pankreasnya. Film “Jobs” ini akan menceritakan kisah hidupnya, mulai dari awal karirnya. Filmnya sendiri berdurasi sekitar 2 jam, ditulis oleh Matt Whiteley. Sutradara dari film ini adalah Joshua Michael Stern.

Lalu, siapakah yang memerankan Steve Jobs? Ashton Kutcher ternyata dipercaya untuk memerankan Steve dalam film ini. Wow.

Film “Jobs” ini benar-benar menceritakan kisah Steve secara detil. Beberapa bisnis penting berbahaya yang pernah dijalankan Steve juga turut diperlihatkan dalam film ini. Film ini juga tergolong berani karena menampilkan “musuh” terkenal dari Steve serta beberapa koleganya yang terlupakan. Tetapi film ini lebih berfokus pada tahun-tahun pertama Jobs dalam keterlibatannya dengan Pixar.

Selain itu ada pula cerita ketika Steve mengunjugi Xerox’s Palo Alto pada 1979. Bahkan ditunjukkan pula ketika Steve di-DO dari kampusnya, yang mengakibatkan hidupnya menjadi tak menentu. Kemudian, ketika Steve sedang bertamasya dengan teman-temannya, dia mempunyai gagasan untuk menciptakan sesuatu.

Kemudian Steve mulai mengerjakan komputer Apple-nya di garasi keluarganya. Kemudian hal-hal begitu cepat berlalu untuk Steve, dia bertemu dengan seorang investor, Mike Markkula (Dermot Mulroney).

Ada banyak momen-momen berharga yang dilalui Steve, baik itu senang maupun sedih. Semua itu menjadi semakin berat setelah Steve berhasil membeli Porsche dan tinggal di sebuah rumah yang besar. Sebuah poster Einstein ada di rumah itu, yaitu poster untuk perusahaannya

Film ini lebih banyak dipenuhi Steve yang berusia sekitar separuh baya. Kutcher sendiri berhasil memerankan seperti apa Steve kelihatannya. Tetapi kelihatannya banyak pihak merasa tidak puas dengan akting Kutcher karena dia tidak berhasil dalam membuat karakter Steve terlihat lebih hidup. Ada banyak adegan-adegan emosional yang tidak berhasil dia perankan dengan baik.

Kritik paling banyak ditunjukkan untuk pembuat film, yang kelihatannya tidak bisa menemukan cara untuk menggambarkan seperti apa Steve aslinya, yakni identik dengan kata-kata “perfeksionis, obsesi untuk mengontrol, berketerampilan seperti layaknya seorang seniman, serta berhasrat”, seperti yang dikatakan oleh Walter Isaacson dalam auto biografi tahun 2011-nya yang berjudul “Steve Jobs”. Sebaliknya, Stern dan Whiteley menampilkan bahwa Steve menyeringai. Bahkan, teori “The Great Man Theory” dalam film ini tidak memuaskan.

Selain itu, film ini memang ditujukan untuk penonton dewasa karena dinilai ada banyak bahasa orang dewasa dalam film ini yang tidak dimengerti oleh anak-anak. Orang tua diharapkan untuk mendampingi anaknya ketika menonton film ini.

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>