Don't miss

Free Birds: Pelarian Ayam Kalkun Panggang

By on November 3, 2013

Kamu pasti udah nggak asing lagi dengan Thanksgiving kan? Itu adalah sebuah tradisi di Amerika Serikat dimana masyarakatnya berkumpul di rumah, untuk kemudian saling mengucapkan terimakasih atas apapun yang mereka dapatkan. Nah, dalam tradisi ini ada satu hidangan spesial yang dibuat demi merayakan hari yang sangat istimewa itu. Apalagi namanya kalau bukan ayam kalkun panggang?

Nah, menyambut perayaan tahunan spesial ini, ada satu film berjudul Free Birds yang mengisahkan tentang pelarian dua ekor kalkun bernama Reggie dan Jake. Reggie yang diperankan oleh Owen Wilson sebagai pengisi suara, adalah seekor kalkun yang lumayan cerdik diantara kawanannya yang terlihat lesu dan galau. Sementara untuk pengisi suara Jake, pihak Reel FX selaku pembesut film ini mempercayakannya kepada Woody Harelson.

Kisah ini berawal dari beberapa hari menjelang perayaan Thanksgiving. Reggie si cerdik tiba-tiba saja merasa kalau dia harus memperingatkan anggota kawanan kalkun lainnya, supaya nasib mereka tidak berakhir begitu saja diatas nampan meja makan dalam bentuk ayam kalkun panggang. Karena itulah dia berusaha keras menegur teman-temannya supaya tidak terus-menerus makan dengan rakusnya. Celakanya para kawanan ini cuek dengan peringatan Reggie, malah menjuluki si kalkun cerdik itu dengan sebutan anti jagung.

Belakangan para kalkun dalam kandang itu sadar kalau apa yang dibilang Reggie itu benar. Satu demi satu mereka diambil, untuk kemudian dijadikan menu santap malam bagi para keluarga yang sedang merayakan Thanksgiving. Beruntung Reggie ditarik keluar oleh sesosok anak perempuan kecil berambut merah nan segar. Ia berhasil meyakinkan ayahnya yang juga seorang Presiden Amerika Serikat, dengan suara mirip Bill Clinton, bahwa Reggie akan menjadi kalkun yang mendapat pengampunan dan lolos dari oven panggangan ayam.

Bersama sang anak Presiden, Reggie kemudian dibawa terbang dengan helikopter menuju Camp David. Ia memulai hidup baru sebagai ayam kesayangan dengan berbagai fasilitas yang sangat menyenangkan, mulai dari televisi sampai pizza yang bisa tiap saat dipesannya. Sayangnya kehidupan nyamannya itu terganggu ulah seekor ayam kalkun berotot bernama Jake. Si kekar berkepala merah ini rupanya punya pemikiran yang mirip dengan Reggie, jangan ada lagi ayam kalkun yang menjadi hidangan utama dalam setiap perayaan Thanksgiving.

Dengan kombinasi yang unik dari dua ayam kocak ini – Reggie yang kurus dan cerdik dan Jake si kekar berotot tapi agak kebodoh-bodohan – mereka menjalankan misi khusus, kembali ke zaman dimana Thanksgiving pertamakali diperingati. Dari situlah mereka akan mulai memperingatkan para kawanan sesama ayam kalkun agar mereka bertindak melawan kekejaman manusia, agar nasib mereka tidak berakhir di panggangan. Ketika naik mesin waktu menuju tahun 1621, tahun dimana peringatan ini pertamakali diadakan, keduanya langsung dikejar-kejar sekelompok orang bersenjata yang sedang pesta. Untung saja mereka diselamatkan oleh Jenny, seekor kalkun betina cantik yang juga sekaligus kepala kawanan kalkun lokal.

Meski ada balutan kisah cinta antara tiga kalkun ini, misi Reggie dan Jake mulai menampakkan hasilnya. Kawanan kalkun mulai berontak dan melawan kelompok manusia bersenjata itu, dengan segala kemampuan yang mereka miliki. Dengan kemenangan ditangan, bolehlah dua kalkun konyol ini berharap mereka tidak lagi dipelihara hanya untuk kemudian berakhir di meja makan sebagai ayam kalkun panggang.

Sebagai film pertama besutan Reel FX, Free Birds terlihat biasa-biasa saja. Efek 3D yang jadi embel-embel film ini ternyata tidak berdampak banyak untuk pengalaman visualnya. Berbeda dengan DreamWorks, Pixar atau Walt Disney, Reel FX tampaknya mengalami keterbatasan dengan anggaran sehingga hasil garapannya mirip dengan film animasi biasa. Namun kita akan diingatkan pada petualangan mesin waktu seperti Bill & Ted’s Excellent Adventure atau Back to the Future, ditambah bentuk animasi kalkun yang lebih mirip burung memberi kesan yang berbeda.

Ditangani langsung oleh Jimmy Hayward yang terkenal dengan Horton Hears a Who dan Jonah Hex, Free Birds juga tidak menyuguhkan jalan cerita yang dahsyat, bahkan untuk ukuran film anak-anak sekalipun. Tapi tentu saja kamu masih bisa menikmati film ini karena humor-humor slapstick yang ditampilkan lumayan lucu. Satu lagi yang positif dari film ini adalah pesan moralnya; jangan pernah menyerah dan selalu percaya pada diri sendiri.

 

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>