Don't miss

Film the Counselor Sebagai Film yang Mengangkat Fantasi Seks Kamu

By on November 17, 2013

Bagi kamu yang memiliki daya fantasi tinggi, terutama tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan seks, film The Counselor adalah film yang wajib kamu coba tonton. Film ini dimulai ketika Michael Fassbender dan Penelope Cruz sedang bersama di ranjang setelah mereka berdua melakukan sesi bercinta marathon akan tetapi sayangnya sutradara Ridley Scott merekam adegan tersebut sedemikian rupa sehingga membuatnya terlihat seolah-olah kedua pemeran tersebut terbungkus selimut seperti mumi. Perasaan menyeramkan yang penonton dapatkan dari adegan tersebut tidak berakhir di situ karena kemudian, kedua pemeran kemudian mengucapkan dialog kaku dari Cormac McCarthy. Akibatnya, degan bercinta yang dilakukan oleh dua dari pemeran paling karismatik yang ada saat ini tersebut justru berubah menjadi sesuatu yang bukan hanya aneh namun juga memalukan.

Selain dimulai dengan adegan awal yang aneh tadi, film ini juga tidak terlalu terfokus pada plot utamanya yaitu transaksi obat-obatan yang tidak berjalan buruk. Pasalnya, film ini justru terfokus pada berbagai adegan kurang menarik dimana McCarthy membuat karakter-karakter dalam film tersebut lebih banyak tenggelam pada masalah-masalah lain seperti kematian, cinta, keluarga, keputusasaan, dan berbagai masalah lainnya. Seperti yang diketahui, McCarthy adalah salah satu novelis terbaik di Amerika namun meskipun dia telah menulis banyak cerita film, baru The Counselor lah yang sudah benar-benar dibuat menjadi film. Tampaknya, apa yang membuatnya mampu menulis cerita yang bagus di novelnya sama sekali tidak bisa membuatnya berhasil dalam menulis cerita untuk film ini.

Dialog merupakan salah satu kelemahan dari The Counselor mengingat dialog di film tersebut dibuat terlalu banyak dan parahnya lagi, ada banyak dialog yang tidak terlalu penting dimasukkan ke dalam film. Sebagai contoh, Javier Bardem yang berperan sebagai raja obat-obatan di film ini mengucapkan monolog tentang misteri mengenai wanita yang sebenarnya tidak penting dan harusnya dipotong atau bahkan dihilangkan sama sekali. Sementara itu, Cameron Diaz yang berperan sebagai nyonya atau istri Bardem sering terlihat nakal dan terkadang terlihat hedonis dengan memperlihatkan gigi emasnya. Di tengah film, karakter yang diperankan oleh Diaz juga sedikit berulah ketika dia menggoda seorang pendeta di sebuah gereja.

Di tengah cerita, level film tersebut kembali naik menjadi level film Showgirls ketika Bardem mengatakan kepada Fassbender bahwa Diaz pernah bercinta dengan Ferrari miliknya dimana dalam sebuah flashback, terlihat karakter Diaz mengangkang di jendela mobil sementara Barden terkejut di tempat duduknya. Bardem kemudian mengatakan kepada Fassbender bahwa cerita tersebut bukan karangan dan Fassbender yang terlihat sedikit bingung mengatakan kalau cerita seperti itu tidak bisa dikarang. Adegan tersebut membuat penampilan Fassbender terlihat sangat buruk dan bisa dibilang, ini pertama kalinya dia melakukan akting yang sangat buruk di sepanjang karirnya.

Dalam film The Counselor sendiri, Bardem terlihat menikmati perannya sementara Cruz terlihat cukup piawai dalam memerankan peran terburuk di film tersebut yaitu sebagai istri setia yang tidak tahu apapun mengenai suaminya. Sementara itu, Diaz memerankan suatu peran yang membuatnya terlihat seperti seseorang yang bukan penutur asli Bahasa Inggris namun bisa dilihat bahwa bahkan aktris serba bisa sepertinya kesulitan mengucapkan dialog yang diberikan oleh McCarthy, terutama ketika dia mengatakan sifat kejam lelaki di salah satu dialog terakhirnya. Fassbender juga terlihat aneh ketika dia berkata, “Inti dari hidup ini adalah tidur denganmu,” dan “Yang lainnya bisa menunggu.”, Kalimat tersebut terdengar seperti kalimat yang sering diucapkan oleh seorang remaja kepada pacar pertamanya, bukan kalimat yang masuk dalam karya salah satu penulis fiksi terbaik saat ini.

Namun begitu, terlepas dari semua, Scott yang bekerja sebagai sutradara bisa membuat script yang penuh dengan kata-kata dari McCarthy tersebut dengan sangat baik dengan cara fokus pada efek visual yang bagus yang bisa dijumpai pada iklan Bacardi Rum. Hanya saja, kenyataan bahwa penulis Blood Meridian, salah satu novel modern terbaik, adalah penulis yang menulis script untuk film ini tetap menjadi sesuatu yang sangat mengherankan. Film ini mungkin bisa terlihat bagus jika para pemeran mau berperan tanpa canggung namun mereka sendiri terlihat tidak nyaman dengan adegan-adegan di film tersebut. Dalam hati, mereka pasti bertanya-tanya apakah cerita film The Counselor yang dibuat oleh McCarthy tersebut memang seburuk yang mereka kira.

5.

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>