Don't miss

Beyonce Tidak Boleh Masuk Piramida Mesir?

By on December 1, 2013

Beyonce bisa saja menjadi idola bagi jutaan fans nya di seluruh dunia. Bahkan artis yang satu ini juga dikenal memiliki julukan Queen B. Namun, pelantun lagu Love On Top ini tidak mampu menarik perhatian penjaga Piramida Mesir yang akhirnya membuat Beyonce dilarang masuk ke situs kuno tersebut.

Cerita pelarangan masuk ke Piramida tersebut bermula saat  Beyonce melakoni world tour nya yang bertajuk I Am.. Tour pada tahun 2009 silam di Mesir. Piramida Mesir sebagai salah satu ikon wisata di negara tujuan tour Beyonce saat itu tentu membuatnya ingin berkunjung ke situs kuno peninggalan Firaun tersebut. Pada saat itu, Zahi Hawass yang menjabat sebagai kepala situs sejarah Mesir.

Hawas yang juga berprofesi sebagai arkeolog mengatakan bahwa saat berkunjung, Beyonce berlaku tidak sopan. Selain itu Hawass juga menuduh bahwa Ibu Blue Ivy tersebut adalah orang bodoh yang tak tahu apa – apa.

“Kebanyakan pengunjung yang saya antar berkeliling berlaku sopan dan akhirnya kita kemudian menjadi teman. Namun wanita ini …” ucap Hawass sambil menggelengkan kepala.

 

“Ia mengatakan pada saya akan berkunjung pada jam 3 sore, tetapi ia datang terlambat. Selain itu, ia juga tidak minta maaf pada saya karena keterlambatan itu,” ucap Hawass yang masih merasa kesal atas kelakuan Beyonce itu. Bahkan walaupun peristiwa itu sudah terjadi lebih dari 3 tahun lalu

Tidak hanya itu saja, Hawass juga menganggap bahwa kru Beyonce juga berlaku kasar. “Ia datang membawa beberapa orang termasuk pengawal dan fotografer. Saya sendiri juga punya fotografer untuk keperluan instansi, tetapi fotografer saya bahkan hampir diusir dan tidak diijinkan untuk mengambil gambar” tutur pria yang mendapat julukan Indiana Jones versi Mesir tersebut.

Saat itu, Hawass yang merasa kesal pun langsung membubarkan rombongan Beyonce. “Saya bilang ia bodoh dan saya pergi meninggalkan lokasi tersebut,” lanjut Hawass.

Walaupun kredibilitas Hawass cukup solid di Mesir dan prestasinya dalam menjaga serta mengembangkan Piramida Mesir sebagai tujuan wisata yang baik pengakuannya dianggap sebagai pembohongan publik dari para perwakilan Beyonce.

“Tak ada kejadian seperti itu,” ucap perwakilan Beyonce seperti yang dilansir dari E! News. “Terakhir ia di Mesir adalah tahun 2009 dan tidak ada kerjadian seperti itu. Semua itu bohong,” tuturnya.

Sementara itu, beberapa kolega Hawass menyebut hal itu narsis. Bahkan, Hawass juga mengaku bahwa ia lebih terkenal daripada Obama.

“Saya pernah mengajak Obama tur di Giza. Saat itu pawang unta yang disewa justru lebih kenal dengan saya daripada Obama, Ia berkata siapa teman yang bersama saya,” ucap Hawass yang menyombongkan diri bahwa kuliahnya diikuti oleh lebih banyak peserta daripada kuliah yang disampaikan Bill Clinton

“Kuliah saya yang di Dome of the Millennium dihadiri oleh 1700 orang. Sedanhkan Blii Clinton hanya dihadiri 700 orang,” pungkas Hawass.

 

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>