Don't miss

Mengapa Wanita Tetap Bekerja Setelah Menikah

By on October 10, 2013

Setelah menikah, wanita kadang-kadang akan dihadapkan dengan dua pilihan yakni menjadi ibu rumah yang fokus mengurus keluarga di rumah atau menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir. Ini tentu menjadi pilihan yang sulit.

Kenyataanya, cukup banyak yang memilih menjadi ibu rumah tangga. Tetapi banyak juga wanita yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan tetap mengejar karir. Jika kamu dihadapkan dengan pilihan seperti ini, manakah yang akan kamu pilih, menjadi iru rumah tangga, wanita karir, atau keduanya?

Bagi kamu yang memilih tetap bekerja setelah menikah dan memiliki anak, hal ini mungkin memang agak merepotkan. Kadang, wanita karir akan merasa lelah karena setelah bekerja mereka masih harus memenuhi tanggungjawab sebagai ibu ruma tangga. Walaupun melelahkan, tetap berkarir setelah menikah ternyata memiliki beberapa manfaat lho.

Kehidupan Pernikahan Lebih Harmonis

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Utrecht University Belanda yang melibatkan 169 pasangan, jika pasangan suami istri sama-sama bekerja, hubungan pernikahan mereka akan lebih harmonis. Ini disebabkan karena kerjasama antara suami dan istri dalam mengurus kebutuhan rumah tangga dan anak-anak.

Lebih Multitasking

Melakukan banyak hal sekaligus mau tidak mau harus dijalani oleh wanita karir. Kebiasaan multitasking di kantor ini tentu bisa Kamu terapkan di rumah. Jika Kamu bisa mengetik sambil bertelepon atau memikirkan ide, mengapa tidak mencoba melakukan ini di rumah?

 

Memenuhi Pencapaian Diri

Baik wanita maupun pria sudah pasti memiliki cita-cita untuk diri sendiri. Entah dalam hal apa, pasti kamu punya cita-cita yang ingin dicapai. Misalnya saja kamu ingin mencapai posisi tertentu di kantor, menjadi ibu rumah tangga yang baik, dan cita-cita yang lain. Dengan bekerja setelah menikah, ini sebenarnya merupakan pencapaian terbesar lho.

Kenapa? Karena Kamu sudah berhasil menyeimbangkan antara kewajiban sebagai ibu rumah tangga dan keinginan pribadi. Iya kan?

Bisa Tetap Bersosialisasi

Saat kamu hanya diam di rumah, kamu pasti hanya akan bertemu dengan tetangga atau ibu-ibu seusiamu yang juga merupakan ibu rumah tangga. Hal ini tentu akan membuat kamu berada di dunia yang monoton.

Dengan tetap bekerja, kamu bisa tetap memiliki banyak koneksi dan bergaul dengan banyak orang. Di sini, kamu bisa berbagi tips dengan rekan lain yang juga aktif berkarir setelah menikah.

Anak Lebih Mandiri

Saat kamu memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan fokus mengurus rumah tangga dan anak-anak, anak akan menjadi lebih tergantung dan manja dibandingkan anak yang dibesarkan oleh wanita karir. Seperti yang dikatakan Michele Borba, “Kalau kita tetap berada di dekat anak dalam waktu lama, ini akan merampas kesempatannya untuk lebih mandiri.”

Bangga Menjadi Role Model

Kalau Kamu sudah punya anak, menjadi wanita karir sekaligus ibu rumah tangga akan mejadikan dirimu sebagai role model untuk anak-anak kelak. Ini juga akan mengajarkan anak agar selalu dapat melakukan apa saja. Selain itu, Kamu juga bisa menjadi inspirasi di kantor jika kamu berhasil menjalani karir dan kewajiban sebagai ibu rumah tangga.

Bebas Depresi

Berdasarkan sebuah studi, ibu rumah tangga lebih rentan terkena depresi daripada ibu rumah tangga yang merangkap sebagai wanita karir. Padahal, peran ibu sangat vital dalam sebuah keluarga. Kalau ibu tidak bahagia, lalu bagaimana anggota keluarga yang lain akan bahagia?

Pada akhirnya, tidak semua wanita memilih tetap berkarir setelah menikah karena ingin fokus mengurus rumah tangga. Namun, sebenarnya tidak ada salahnya tetap bekerja setelah menikah karena alasan di atas.

 

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>