Don't miss

Ini Batas Akhir Usia Wanita untuk Hamil?

By on September 14, 2013

Berbeda dari pria, wanita akan selalu diburu waktu. Bukan sekadar jam kerja, bukan jam pulang ke rumah, bukan jam menjemput anak dari sekolah, bukan jamnya memasak. Tetapi, jam biologis.

Jam biologis yang ditakuti oleh beberapa wanita ini selalu berdetak, tidak ada yang bisa menahannya, apalagi memperlambatnya. Tik-tok, tik-tok, terus bertambah setiap detik. Semua yang berkaitan dengan biologis wanita ada waktunya. Pria juga mengalami hal yang sama, tapi tidak sekritis wanita.

Wanita umumnya cemas pada masa subur, siklus menstruasi, dan waktunya menopause. Semuanya selalu terkait waktu. Untuk wanita yang mendambakan memiliki anak sendiri, waktu adalah musuh utama. Usia 35 tahun, menurut para dokter, adalah yang maksimal bila seorang wanita ingin melahirkan dan membesarkan anak kandungnya sendiri.

Sama halnya dengan pria, kesuburan wanita mendapatkan pengaruh dari beragam faktor. Menurut penelitian, wanita mengalami penurunan kesuburan setelah menginjak 35. Secara ilmiah, sel telur kualitasnya menurun karena lebih rapuh, juga tidak sama kuatnya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Keberhasilan dua orang pasangan mendapatkan keturunan memang tidak terbatas hanya berdasarkan batasan usia. Tapi diakui atau tidak, faktanya, fungsi dan kinerja organ tubuh berkurang seiring bertambahnya umur. Ini jelas terlihat di saat usia mencapai paruh baya dan lebih. Karenanya, organ reproduksi pun sama-sama menurun performanya.

Hal lain yang patut dipertimbangkan adalah risiko keguguran yang berlipat ganda bila dibandingkan dengan wanita berusia di bawah 35 tahun. Risiko lain yang bisa jadi dialami adalah anak yang dilahirkan menderita kekurangan, misalnya saja down syndrome ataupun kelainan genetik lain.

Di sisi lain, wanita yang sulit hamil dipengaruhi juga oleh gangguan kesehatan. Diabetes, obesitas (kelebihan berat badan), dan tekanan darah tinggi dapat memengaruhi tingkat kesuburan. Belum lagi penyakit yang timbul akibat usia seperti radang sendi, serangan jantung, ataupun depresi, padahal sedang membesarkan anak.

Bila ingin mempunyai anak, seorang wanita dianjurkan untuk menikah sebelum berumur 35tahun. Dan setelah menikah itu pun, tentu saja jangan menunda-nunda untuk memiliki anak bila memang menginginkan hadirnya buah hati di dalam keluarga.

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>