Don't miss

5 Alasan Kenapa Kamu Belum Menikah Sampai Sekarang

By on October 19, 2013


Menikah merupakan sebuah hal yang paling diimpikan oleh tiap kaum wanita. Memiliki suami yang akan selalu menemani dan setia dalam berbagai keadaan tentu rasanya jauh lebih baik daripada menghadapi segala hal seorang diri. Namun kenyataannya kamu sampai saat ini belum juga menemukan pendamping yang pas untuk teman seumur hidup.

Sebenarnya ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab seseorang belum menikah. Tetapi, dengan berkaca pada diri sendiri, cobalah untuk menemukan alasan kenapa kamu masih single sampai saat ini. Dilansir dari laman MadameNoire, berikut ini beberapa alasan yang bisa jadi merupakan penyebab mengapa kamu masih sendiri.

Wajah Menunjukkan Perasaan-Perasaan Negatif

Banyak sekali orang yang tidak sadar bahwa apa yang sedang mereka rasakan akan terlihat melalui ekspresi wajah mereka. Ketika kamu merasa marah, sedih, kecewa, atau merasakan perasaan negatif lainnya, wajah kamu secara otomatis akan memperlihatkan ekspresi yang kurang menyenangkan. Oleh sebab itu, kamu bisa mulai mencoba untuk mengatasi perasaan-perasaan negatif tersebut dan mulai tersenyum dengan orang-orang yang ada di sekitar kamu.

Tidak Memberi Kesempatan Pada Pria

Bisa jadi seorang wanita belum menikah karena tidak memberi kesempatan pada pria. Sebenarnya, kesan pertama yang akan dilihat oleh pria pada seorang wanita adalah dari penampilan luarnya saja. Hal ini termasuk gaya berpakaian kamu, rasa percaya diri, perilaku, bahkan senyuman kamu. Tetapi, hal ini bukan alasan yang kuat bagi pria untuk mendekati kamu. Banyak pria yang sudah terlanjur minder duluan sebelum mendekati lawan jenisnya.

Kamu sebaiknya perlu menunjukkan sinyal-sinyal pada pria yang ada taksir  agar ia mau mendekati kamu. Kalau kamu hanya duduk di sudut ruangan dengan wajah yang kecut dan tidak bersahabat tentu akan membuat dia takut. Bahkan, karena saking takutnya ia mungkin tidak berani menyapa kamu.

 

Bersikap Ketus Pada Pria

Kamu mungkin sebelumnya pernah mengalami beberapa pengalaman buruk tentang pria. Misalnya saja ayah yang meninggalkan ibu kamu, dikhianati oleh pacar, atau melihat sahabat kamu dicampakkan oleh pacarnya. Tentu saja hal ini tidak boleh sampai mempengaruhi cara pandang kamu terhadap pria.

Ingat, tidak semua pria seperti itu. Hal ini sebenarnya kembali lagi pada masing-masing pribadi. Selain itu, setiap pribadi itu berbeda. Pria selama ini memang dikenal sengat sex oriented. Oleh sebab itu, banyak pria yang menyukai wanita yang agak ‘nakal’.

Tetapi, jangan langsung beranggapan bahwa semua pria adalah hidung belang. Di balik sifatnya yang seperti itu, pria juga membutuhkan sosok wanita yang bisa menemaninya sampai akhir hidupnya, sama dengan wanita.

Membuat Standar yang Kurang Tepat

Sebuah hubungan tidak selalu tentang perasaan-perasaan yang menyenangkan. Kesedihan, marah, sakit hati, dan kecewa juga termasuk bagian dalam sebuah hubungan. Oleh sebab itu, kamu perlu kestabilan emosi dalam menjalani hubungan. Jika kamu menginginkan hubungan yang mulus dan selalu berisi tentang keindahan bercinta, standar hubungan yang kamu dambakan ini sepertinya masih belum tepat.

Kamu Tidak Mencintai Dirimu

Ingat kutipan ini, “Kamu harus mencintai dirimu sendiri sebelum kamu mencintai orang lain”. Pernyataan ini sangatlah benar. Kalau kamu sendiri masih belum nyaman dengan diri kamu sendiri, maka hal-hal menarik yang ada dalam diri kamu pun tidak akan terpancar. Ini merupakan salah satu penyebab umum yang menyebabkan banyak orang belum menikah ketika usianya sudah matang.

Kamu bisa mencoba menemukan sisi-sisi positif dari diri kamu dan lakukan hal-hal yang kamu senangi. Dengan demikian, rasa percaya diri kamu pun akan meningkat dan siap menjalin hubungan yang kamu inginkan.

 

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>