Don't miss

Hal Yang Harus Dihindari Ketika Bertengkar dengan Pasangan

By on December 14, 2013

Hal Yang Harus Dihindari Ketika Bertengkar dengan Pasangan

Rasanya tidak ada hubungan yang tidak diwarnai perselisihan, baik itu ringan atau perselisihan hebat. Perbedaan pendapat memang tak bisa dihindari, tapi justru dari sini kita akan lebih saling memahami dan membuat hubungan bertambah mesra.

Agar perselisihan Anda dengan pasangan tidak berkembang menjadi “perang urat syaraf”, sebaiknya Anda mengetahui apa saja yang harus dihindari ketika bertengkar dengan pasangan karena sikap Anda berdua bisa menentukan arah hubungan selanjutnya.

Jangan diam dan mengabaikan

Biasanya jika pasangan tidak mau menerima pendapat yang kita ajukan, kita akan langsung ngambek dan mendiamkannya. “Ini kesalahan terbesar yang sering terjadi dan seharusnya dihindari,” ujar Rachel A Sussman, psikoterapis.

Menurutnya sikap mendiamkan justru membuat pasangan tidak bisa menyampaikan perasaannya.

Sampaikan ‘maaf’ dengan penjelasan

Laurie Puhn, mediator dan penulis buku Fight Less, Love More mengatakan kadang banyak pasangan yang hanya mengatakan ‘maaf’, saja. Padahal akan lebih baik mengatakan ‘maaf karena…’ dan ‘di masa yang akan datang, tidak akan terulang’.

Jadilah pendengar yang baik

Begitu pasangan mencoba memberi alasan pada satu topik yang sedang dibahas, cobalah untuk terbuka dan lebih mendengarkan. Mengabaikannya sama halnya dengan berteriak keras ke wajahnya. Jadilah pendengar yang baik dan berilah tanggapan secara jernih.

Sampaikan kondisinya

Jika Anda dan pasangan ingin membahas topik yang sensitif, misalnya soal uang, carilah waktu ketika Anda berdua sedang dalam kondisi tenang. Bila seharian ini Anda sedang suntuk di kantor, lelah karena didera kemacetan, atau capek mengurus rumah, mintalah waktu padanya untuk tidak membahas hal-hal sensitif yang bisa berujung pada perselisihan dulu.

Jangan terus memperkeruh suasana

Anda tahu si dia bersalah, namun terus saja mengungkit salahnya hingga menyebut hal yang ia tidak ia sukai. Ini sama saja dengan menyiram bensin ke api.  Jika memang ada kesalahan yang ia buat, fokuslah pada hal yang terjadi saat ini dan jangan menambah lagi permasalahan dengan mengungkit hal-hal yang sudah lewat.

Jangan menyalahkan diri sendiri

Terus menerus menyalahkan diri sendiri atas perselisihan yang terjadi bisa membuat kepercayaan diri menurun. Hubungan Anda berdua tidak akan menjadi lebih baik. Setiap orang berhak untuk membela dirinya dan menyampaikan alasan dari tiap tindakan yang dilakukan.

Fokus untuk mencari solusinya

Energi Anda akan habis percuma jika terus mengingat apa yang memicu perselisihan. Misalnya dia lupa membawa uang tunai di restoran yang tidak menerima kartu kredit, Anda bisa ke mesin ATM terdekat dan masalah selesai. Jangan lagi kemudian mengungkit-ungkit kalau si dia adalah orang paling pelupa yang Anda kenal. Fokus pada solusi akan membuat semua jadi lebih baik dan mudah.

Jangan menyelesaikan perselisihan dengan seks

Jika si dia mengajak Anda bercinta karena menganggap seks bisa membuat hubungan Anda kembali baik, katakan dengan terbuka dan terus terang bahwa Anda tidak sedang dalam mood yang baik atau tidak menginginkannya. Memang hubungan seks setelah bertengkar terkadang lebih intim dan mesra, tapi itu terjadi jika Anda berdua sudah menemukan solusi dari masalah yang menjadi bahan keributan.

Jangan mengungkit

Ketika marah dan emosi terkadang kita mengucapkan kata-kata yang sebenarnya tidak dimaksudkan demikian. Karena itu ada baiknya kita menahan diri. Di lain pihak kita juga tidak perlu mengambil hati ucapan pasangan ketika sedang bertengkar. Jika memang terasa mengganggu, ambilah jeda sampai keduanya sudah tenang untuk membicarakannya.

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>