Don't miss

Jas Hujan Berbahan Kondom

By on November 24, 2013

Musin penghujan sudah tiba dan kamu pasti sudah akrab dengan dinginnya suhu udara akibat hujan yang terus mengguyur tanpa kenal waktu. Sudah saatnya kamu melihat kembali peralatan tempur kamu untuk melawan hujan mulai dari payung hingga jas hujan. Keduanya memang perlengkapan wajib yang harus dimiliki untuk menghadapi musim penghujan.

Jika kamu membayangkan jas hujan, kamu pasti akan membayangkan jas hujan standar yang terbuat dari plastik atau karet yang mudah ditemukan di pinggir jalan. Akan tetapi, jas hujan pun rupanya mendapatkan sentuhan dari salah seorang desainer asal New York, Amerika Serikat yang bernama Asher Levine. Ia mendapatkan inspirasi dari adegan dalam film Naked Gun dan membuat jas hujan dengan bahan silikon yang digunakan sebagai bahan kondom. Jika dibandingkan dengan kondom, jas hujan ini mempunyai tingkat kelengketan yang sama dengan kondom hanya jas hujan tersebut tidak diberi pelumas.

Nah, karya jas hujan unik ini membutuhkan sebanyak 300-400 buah bahan kondom untuk membuat satu lembar jas hujan. Mungkin kamu mempunyai tanda tanya besar mengenai bentuk jadi jas hujan ini apakah layaknya jas hujan pada umumnya atau justru mirip dengan bentuk kondom yang beredar di pasaran.

Sebagai gambaran, jas hujan ini mempunyai warna putih yang transparan ditambah dengan pinggiran berwarna hitam sebagai aksen. Dengan bahan yang transparan, pengguna jas hujan ini bisa mengekspos bentuk tubuhnya yang terlihat dari luar. Jika kamu mencoba memegang jas hujan ini, kamu akan merasakan tekstur lengket dan basah yang mengingatkan kamu pada kondom yang sebenarnya. Tidak mengherankan memang karena jas hujan ini terbuat dari bahan kondom.

Adegan mana sih yang membuat si desainer mau membuat jas hujan yang unik binajaib ini? Rupanya ia terinspirasi oleh dua pemeran utama dalam film yang dimaksud yang memakai kondom dengan ukuran tubuh manusia supaya mereka bisa berhubungan seks secara aman.

Jika ditilik lebih lanjut dari segi filosofi, kondom memang digunakan untuk menutup organ intim agar aman dari penyebaran penyakit dan kehamilan yang tidak direncanakan. Demikian halnya dengan jas hujan yang digunakan untuk menutupi tubuh pengguna agar aman dari guyuran air hujan dan penyakit yang bisa diderita sesudahnya.

Jika kamu sudah tidak sabar untuk membeli produk jas hujan unik ini, kamu mungkin harus kecewa karena jas hujan ini tidak dijual secara komersial karena jas hujan tersebut hanya diluncurkan pada momen New York Fashion Week. Nah, jas hujan tersebut kemudian digunakan untuk aksi sosial demi penggalangan dana peduli HIV/AIDS. Bersama Housing Work’s Fashion, Levine melelang jas hujan inidengan harga pembuka tiga belas juta rupiah dan proses pelelangan ini masih dibuka hingga 3 Desember 2013 mendatang. Mau mencoba?

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>