Don't miss

Dompet dan Tas Ini Dibuat Dari Kulit Katak Beracun Lho

By on December 1, 2013

Seiring dengan berjalannya waktu dan semakin berkembangnya teknologi juga turut berpengaruh terhadap perkembangan aksesoris wanita yang ada. Hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan fashion wanita dan membuat jenis perhiasan serta aksesoris yang bermunculan semakin banyak dan bervariasi.

Para desainer seperti berlomba – lomba untuk mencari desain yang paling menarik dan unik agar dapat memikat perhatian para kaum hawa untuk menggunakan produk mereka. Salah satu aksesoris unik yang menarik adalah sebuah aksesori yang terbuat dari kulit katak.

Desainer muda asal Polandia telah menciptakan sebuah aksesoris unik yang mungkin bisa membuat kamu bengong dan merasa terheran-heran saat mengetahui aksesoris ini. Monika Jarosz, desainer kreatif tersebut ternyata sukses mengubah seekor katak menjadi berbagai macam aksesoris yang lucu dan menarik. Bahkan aksesoris ini terbuat dari bahan yang tidak lazim.

Yang lebih membuat kamu geleng-geleng kepala, jenis katak yang digunakan untuk bahan dasar aksesoris tersebut adalah katak tebu yang dikenal sebagai hewan beracun. Katak ini termasuk dalam jenis katak tebu yang habitatnya berada di South Sea Islands, Australia.

 

Monika Jarosz ini tidak bekerja sendirian. Sang desainer ini dibantu oleh seorang pakar kulit dari Australia yang membantu mengembangkan karya kulit katak beracunMonika ini menjadi sesuatu yang sangat unik sekaligus inovatif.

Selain itu, Monika juga memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk mewujudkan kreasinya ini. Monika telah menyiapkan tas dan dompet unik dari katak ini selama kurang lebih 3 tahun. Saat ini sekarang ia telah memasarkan produk buatannya yang diberi nama Kobja.

Proses yang diperlukan untuk membuat kulit katak beracun ini menjadi bahan yang siap digunakan untuk aksesoris juga tidak mudah. Pasalnya, diperlukan 14 tahap untuk memproses kulit katak tersebut. Proses pengawetan itu sendiri dilakukan di Australia

Setelah proses pengawetan selesai, kulit katak selanjutnya dikeringkan kemudian dari Australia dikirim ke Prancis untuk melalui proses pewarnaan. Setelah diwarnain kulit katak tersebut dibawa ke subuah perusahaan konveksi yang ada di Paris untuk dipotong dan kemudian dijahit,

Setelah itu, kulit tersebut akan dipasangi batu atau kristal. Selanjutnya, aksesori kulit kata ini dilapisi dengan kulit kambing atau domba agar bisa lebih awet dan tahan lama. Koleksi unik dari Monika yang unik ini memang begitu menarik dan sukses menjadi tren tersendiri.

Produk-produk karya Monika sudah laku di pasaran dan telah dipajang di berbagai toko fashion ternama di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

Untuk mendapatkan tas atau dompet yang terbuat dari kulit katak beracun ini, Kamu harus merogoh kocek antara USD 300 – USD 1600 atau sekitar Rp 3,5 juta sampai Rp 18,7 juta. Nah, apakah Kamu tertarik untuk memiliki aksesoris unik ini?

 

Share Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>